Blog

25. Apr, 2016

Sesuatu yang kita anggap tidak berharga dan sifatnya hanya mengganggu ternyata tidak seluruhnya benar, misalnya saja kotoran hewan. mendengar katanya saja kita sudah jijik dan kita dianggap tidak sopan apaagi berbicara ini disaat makan.

kata kotoran memang identik dengan sesuatu yang tidak berguna. namun, perkembangan teknologi dan pengetahuan terus berkembang pesat. sampai akhirnya kotoran yang dianggap tidak berguna pun bisa kita manfaatkan dengan baik dan sangat bermanfaat bagi kemaslahatan umum, ini kemajuan yang bagus.

kemajuan ilmu pengetahuan berhasil menciptakan tenaga listrik dengan menggunakan kotoran hewan sebagai bahan bakunya. kotoran hewan mengandung senyawa metan, senyawa inilah yang kemudian dimanfaatkan sebagai sumber energi yang akan diubah menjadi energi listrik.

penerapan sistem ini di masyarakat desa yang tertinggal yang sangat minim listrik sangat menguntungkan. apalagi di tengah krisis harga minyak dunia saat ini dan ancaman sedikitnya cadangan energi untuk masa yang akan menambah buruk proses penyediaan listrik kedepannya.

pemanfaatan energi listrik dari bahan baku kotoran hewan dapat menjadi solusi dalam memecahkan masalah itu. apalagi kotoran hewan merupakan sumber daya alam yang dapat diperbaharui, lain hal dengan minyak dan sumber energi bumi lainnya yang tidak dapat di perbaharui.

prinsip dasar dari konversi energi untuk menghasilkan listrik ini adalah kotoran hewan difermentasi untuk menghasilkan gas yang mengandung metana, gas metana ini kemudian di sambungkan ke generator atau genset untuk di konversi menjadi listrik. listrik yang di hasilkan dari genset itulah yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

namun perlu diperhatikan, genset yang digunakan adalah genset khusus sehingga perlu berhati-hati dalam mencari genset. mesin utama yang di gunakan adalah genset metode ini sangat cocok di pedasaan karena banyak juga yang jual genset murah sehingga biaya dapat diperhitungkan.

apabila sistem ini dapat secara masif berada disetiap desa dan di setiap warga desa di beri penyuluhan tentang metode ini kedepannya akan tidak mungkin jika desa tersebut menjadi desa mandiri dan maju segi ekonominya.

sudah banyak desa dengan mayoritas penduduknya bekerja sebagai petani dan peternak yang memanfaatkan sistem ini. mereka memenuhi kebutuhan listrik mereka dari sistem ini. 

semoga artikel ini dapat menggugah pembaca yang mampu memberikan ilmunya kepada masyarakat pedasaan tertinggal untuk membuat sistem pembangkit listrik mandiri sehingga kedepannya diharapkan kesejahtraan merekapun ikut terangkat